animasi-bergerak-agama-religi-0150 animasi-bergerak-selamat-datang-0025 animasi-bergerak-selamat-datang-0025 animasi-bergerak-selamat-datang-0025

Monday, March 16, 2015

Begal Motor Medan Sadis, Merampas Motor Siswi SMK Dan Memperkosa

 komplotan begal motor di Medan ini, pelaku melakukan perampokan, penculikan dan pemerkosaan terhadap siswa kelas II SMK, MK (16), warga Sibolga yang menetap di Jalan Bajak V, Kecamatan Medan Amplas. Korban diculik bersama dengan teman prianya, MK, Rendy Irawan, 22, yang kemudian dipukuli, sementara sepeda motor Honda Vario yang mereka kendarai dirampok. Menurut Kapolsek Delitua Kompol Anggoro Wicaksono, pelaku adalah sindikat curanmor yang dipimpin oleh Roy Tarigan,33, warga Simalingkar B.


Menurut penelusuran pos kota Anggotanya adalah adalah
  • Syahmad,45, penduduk Dusun VI Gang Citarum, Desa Candi Rejo, Kecamatan Sibiru-biru.
  • Herman Pelani Ginting alias Mangar,34, warga Dusun Lau Sigembura, Desa Sibiru-biru, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang.
  • Anto Sinulingga,30, warga Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan,
  • Suranta Tarigan alias Sura,40, penduduk Jalan Porlak Nommensen, Desa Simalingkar A, Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang.
  • Hendry Bona Tua Manurung,28, warga Jalan Pintu Air IV, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor.
Kasus ini adalah pengembangan dari kasus lain. Ya, saat seorang warga bernama Dasar Bahagian Ginting,57, warga Jalan Bunga Pancur Siwah, Kelurahan Mangga, Medan, membuat laporan kehilangan mobil Daihatsu Taft GT BK 1538 LS, polisi melakukan penyelidikan lalu kemudian menangkap 6 tersangka di Jalan Simalingkar Raya, Simalingkar A, Kecamatan Pancur Batu, Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), kemarin malam Sabtu 14-03-2015.
Dari pemeriksaan ternyata pelaku terlibat dalam kasus pemerkosaan terhadap MK, siswi SMK tersebut di atas, polisi mengamankan barang bukti berupa 5 buah kunci Letter T, dan dua pasang plat kenderaan BK 8673 BJ dan BK 4762 ADW. Wadduh sadih bener nih pperampok!

   Waspadalah kejahatan itu ada di mana-mana !!!

Wednesday, February 18, 2015

Jokowi Pilih Badrodin Haiti Calon Kapolri

 Komisaris Jenderal Badrodin Haiti diusulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon kapolri untuk mendapatkan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Badrodin Haiti menggantikan calon kapolri sebelumnya, Komjen Budi Gunawan yang sempat ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penunjukan Komjen Badrodin Haiti dinilai sejumlah kalangan sebagai jalan tengah yang diambil Presiden Jokowi. Namun bagi KPK, dipilihnya Badrodin Haiti sebagai calon kapolri diharapkan dapat menjaga hubungan baik antara KPK-Polri yang selama ini sempat memanas.

"Saya kira hubungan baik antar lembaga (KPK-Polri) selama ini juga dibangun oleh Pak Badrodin Haiti," ujar Deputi Pencegahan KPK, Johan Budi dalam perbincangan dengan tvOne, Rabu, 18 Februari 2015.

Johan mengatakan, saat menjabat wakapolri, Komjen Badrodin Haiti juga menjadi bagian tak terpisahkan dalam membangun hubungan baik antara KPK-Polri, terutama dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sebagai contohnya, menurut Johan, selama dia menjabat Deputi Pencegahan, sinergi pencegahan korupsi yang dilakukan atas kerja sama KPK-Polri berhasil cukup signifikan. Sinergi KPK-Polri berhasil mencegah potensi korupsi mencapai Rp20 triliun lebih.

"Ini kerja yang bagus. Tapi, juga pencegahan jangan sampai terganggu dengan hiruk pikuk yang selama ini mencuat," ujar Johan.


"Artinya, apa yang dibangun antar lembaga KPK-Polri dibangun juga oleh Pak Badrodin. Hubungan yang bagus ini untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi," imbuhnya.

Johan menyadari ada beberapa hal yang harus diperbaiki untuk memulihkan hubungan KPK-Polri. Salah satunya adalah mengubah cara komunikasi KPK dengan lembaga lain, termasuk dengan Polri. Bagi dia, KPK-Polri harus bersinergi karena dua lembaga ini saling melengkapi dalam penegakan hukum

"Sangat mahal harganya kalau gara-gara masalah ini hubungan KPK-Polri retak, banyak yang harus dibayar negara maupun bangsa," ujarnya. (art

Sunday, January 18, 2015

Kisah lengkap dan permintaan terakhir 6 terpidana mati sebelum dieksekusi

 Enam terpidana mati bakal dieksekusi secara serentak pada Minggu, 18 Januari 2015 tepat pukul 00.00 WIB. Bagaimana kisah dan permintaan terakhir 6 terpidana ini?

“Kita eksekusi bersamaan. Waktunya bersamaan, 18 Januari 2015 pukul 00.00 WIB,” papar Jaksa Agung HM Prasetyo di Kejagung, Jakarta, Jumat (16/01/2015).
Prasetyo mengatakan, eksekusi mati akan dilakukan tim jaksa. dibantu regu penembak dari kepolisian daerah Jawa Tengah. “Yang mimpin itu tergantung di mana perbuatan dilakukan, kalau di Banten ya Kejati Banten sudah di sana dengan stafnya. Ia yang memimpin eksekusi. Walaupun yang menembak itu regu tembak tetap yang menjadi eksekutor itu jaksa,” jelas Prasetyo sebagaimana dilansir OkeZone.
Prasetyo menambahkan, para perwakilan Kedutaan Besar juga sudah mendatangi lokasi eksekusi. Diketahui dari enam terpidana mati tersebut, empat diantaranya adalah Warga Negara Asing (WNA).
“Para kedubes sudah datang ke sana, ya mereka mau melihat warganya yang mau dieksekusi mati. Keluarga itu urusan kedutaan. Rasanya sudah dikasih tahu, mau datang atau tidak itu urusan mereka. Kalau mau datang ya silakan datang,” pungkas Prasetyo.
Seperti diketahui, semua terpidana mati itu merupakan terpidana kasus narkotika. Kemudian dari 6 terpidana itu, 2 di antaranya merupakan terpidana wanita.
Nantinya, 5 terpidana itu akan dieksekusi di Nusakambangan, sementara 1 lagi di Boyolali. Prasetyo menyebut 1 terpidana yang dieksekusi di Boyolali adalah terpidana wanita tanpa menyebut identitasnya.
“Lima terpidana sudah terkumpul di Nusakambangan. Satu lagi di Boyolali,” kata Prasetyo seperti dilansir DetikNews.
Daftar 6 terpidana mati yang akan dieksekusi
Adapun keenam terpidana tersebut adalah :
1. Marco Archer Cardoso Moreira (WN Brazil)
2. Namaona Denis (WN Malawi)
3. Daniel Enemuo alias Diarrassouba Mamadou (WN Nigeria)
4. Ang Kiem Soei alias Kim Ho alias Ance Tahir alias Tommi Wijaya (WN Belanda)
5. Tran Thi Bich Hanh (WN Vietnam)
6. Rani Andriani alias Melisa Aprilia (WNI)

Kisah-kisah dan permintaan terakhir
1. Marco Archer Cardoso Moreira 
Marco Archer Cardoso Moreira. Usia 53 tahun. Pekerjaannya pilot. Tubuhnya gagah, tinggi besar. Ya, Marco memang awalnya berprofesi sebagai pilot.
Pangkal masalah yang dialami Marco menurut penasihat hukumnya adalah saat kecelakaan di Bali. Kemudian, Marco berobat ke Singapura cukup lama dan cukup menghabiskan banyak biaya. Marco kemudian meminjam uang dari lintah darat. Marco pun kebingungan mengembalikan utangnya itu karena utangnya semakin lama semakin menumpuk. Akhirnya, dia ambil kerjaan bawa narkoba. Tapi, dia bukan bagian dari satu jaringan.
Marco diketahui juga hobi terbang gantole. Ia menyembunyikan kokain sebanyak 13,4 kilogram di dalam pipa kerangka gantole yang dibawanya. Aksi ini diketahui ketika ia tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Agustus 2003. Ia sempat melarikan diri ke Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dua pekan kemudian, Marco tertangkap dan diseret di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang pada Juni 2004. Dalam persidangan, Marco juga bercerita tentang kondisi dirinya yang harus membayar utang setelah berobat, tetapi pembelaan ini tidak diindahkan oleh majelis hakim.
Dikutip Hukum Online, Majelis Hakim PN Tangerang memvonis Marco dengan hukuman mati pada Juni 2004. Ia mengajukan banding, tetapi Pengadilan Tinggi Banten menolak permohonan banding pada Januari 2005. Di tingkat Mahkamah Agung (MA), putusan terhadap Marco juga tetap hukuman mati.
Marco juga diketahui mengajukan beberapa kali grasi, hingga terakhir grasinya ditolak oleh Presiden Jokowi pada 30 Desember 2014 lalu. Marco juga sempat mengalami stres sejak 1,5 tahun lalu karena memikirkan ayahnya yang meninggal dunia.
Selain itu, ibunda Marco yang hendak membesuk terpidana mati kasus penyelundupan 13,4 kilogram kokain tersebut di Lapas Pasir Putih, Pulau Nusakambangan, dipersulit perizinannya.
Permintaan terakhir
Sebelum dijatuhi hukuman mati, permintaan Marco adalah bertemu dengan keluarganya dari Brasil. Ia, bersama dengan konsuler dari Kedubes Brasil di Jakarta, mencoba menyampaikan hal ini kepada Kejaksaan. Namun, waktu sepertinya tak berpihak, karena keluarga Marco ada di Brasil dan diperkirakan baru ada di Jakarta pada Sabtu 17 Januari 2015, sedangkan Marco akan dieksekusi di Nusa Kambangan, Cilacap, Jawa Tengah pada Minggu 18 Januari 2015. Ia khawatir keluarga tidak bisa bertemu sesuai dengan permintaan terakhir Marco.
2. Namaona Denis
Namaona Denis ditangkap petugas bandara Soekarno Hatta karena kedapatan membawa heroin seberat 1.000 gram. Serbuk putih dibungkus seperti capsuk kemudian ditelan. Petugas bandara sempat kesulitan mengeluarkan heroin yang ada dalam perut Denis.
Kasus narkotika pada tingkat PN Tangerang, Denis divonis hukuman penjara seumur hidup. Denis kemudian banding, tetapi justru dihukum mati. Denis sempat sempat beberapa bulan mendekam dihotel prodeo LP Tangerang, kemudian digelandang ke LP Nusakambangan.
Kajari Tangerang, Agus Sutoto SH sudah berupaya menghubungi Denis, apakah masih melakukan upaya hukum PK, ternyata tidak ditanggapi. Dengan demikian dianggap Denis tidak menggunakan kesempatan itu. Baru setelah dipindahkan, muncul permohonan PK. Rencana eksekusi mati terhadap Denis sempat ditunda setelah pihak keluarga mengajukan PK ke Mahkamah Agung (MA) RI.
Upaya terakhir Denis mengajukan PK yang dilakukan istrinya bernama Shinta dengan menunjuk kuasa hukum Herry Suisanto, Muasanas, Guntur Fatahilah dan Muhamad Mahdi dari Kantor kuasa hukum Advokasi Solomon Chibuike Okafor, Jakrta Selatan.
Selengkapnya baca :
Terpidana mati Namaona Denis tolak jalani eksekusi
Ini surat wasiat lengkap Namaona Denis sebelum dieksekusi mati
3. Daniel Enemuo alias Diarrassouba Mamadou 
Terpidana mati satu ini pasrah ketika mengetahui kabar bahwa regu tembak bakal mengakhiri nyawanya pada Minggu 18 Januari 2015 pukul 00.00 WIb yang akan datang.
Hal itu diungkapkan salah seorang rohaniwan asal Cilacap, Jawa Tengah, Pendeta Titus A.S.
“Saya terakhir ketemu Daniel saat perayaan Natal di Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Batu, Nusakambangan, pada tanggal 20 Desember 2014. Dia mengaku sudah siap (dieksekusi), kapan saja Tuhan berkehendak kita pulang, dia sudah siap,” katanya di Dermaga Wijayapura (tempat penyeberangan menuju Nusakambangan, red.), Cilacap, Jumat.
Menurut dia, Daniel justru mengaku senang jika dapat segera dieksekusi daripada menderita di dalam penjara. Akan tetapi, kata dia, Daniel tidak menyampaikan permintaan terakhirnya sebelum menjalani eksekusi.
“Dia yakin dari kedutaan pasti ada yang mengurus jenazahnya setelah dieksekusi. Daniel juga sempat foto bersama saya, fotonya ada di rumah,” kata Titus yang rutin memberikan pembinaan rohani bagi narapidana yang beragama Kristen di seluruh lapas se-Pulau Nusakambangan.
Kendati demikian, dia mengaku tidak ditunjuk sebagai rohaniwan pendamping bagi Daniel yang akan menjalani eksekusi mati. Menurut dia, rohaniwan yang ditunjuk untuk mendampingi Daniel, yakni Pendeta Tuhu Santosa dari Gereja Bethel Indonesia (GBI) Cilacap.
4. Ang Kiem Soei, si Raja Narkoba
Ang Kiem Soei alias Kim Ho alias Ance Tahir alias Tommi Wijaya. Siapakah Ang Kiem Soei?
Ya, Ang Kiem Soei dibekuk jajaran Polda Metro Jaya pada 8 April 2002. Penangkapan dilakukan setelah pabriknya yang terletak di Jalan Hasyim Ashari, Cipondoh-Ciledug, Tangerang, digerebek polisi. Pabrik beromzet miliaran rupiah per bulan itu memproduksi lebih dari 150 ribu butir ekstasi per hari.
Tak jauh dari lokasi pabrik tersebut, polisi juga menemukan laboratorium pengolah bahan pembuat ekstasi di kawasan Kreo, perbatasan Ciledug. Di sana, ditemukan sebanyak 700 kilogram PMK (bahan pembuat ekstasi) dan peralatan untuk meracik. Ekstasi produksi Ang Kiem dinilai berkualitas nomor wahid. Pil-pil terlarang itu selalu habis terjual dalam hitungan jam. Jaringan distribusinya sudah meluas sampai ke beberapa negara di Asia Tenggara, seperti Malaysia.
Ang Siem Soei yang dijuluki Raja Ekstasi itu dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Tangerang pada 13 Januari 2003 karena terbukti memproduksi, menyimpan dan mengedarkan ribuan pil ekstasi. Tak hanya itu, WN Belanda itu juga terbukti mengorganisir sebuah pabrik ekstasi di Cipondoh, Tangerang.
DetikNews melansir, putusan mati itu dibacakan oleh majelis hakim yang diketuai M Hatta Ali yang kini menjabat sebagai Ketua Mahkamah Agung (MA). Saat itu majelis hakim memutuskan terdakwa Ang Kim Soei terbukti bersalah melakukan berbagai tindak pidana dengan memproduksi psikotropik golongan 1 secara terorganisasi, mengedarkan ekstasi secara terorganisasi, dan tanpa hak memiliki, menyimpan, serta mengedarkan ekstasi secara terorganisasi dan menjatuhkan hukuman mati. Hukuman mati bergeming hingga Presiden Joko Widodo menolak grasi Ang.
(Selengkapnya baca: Kisah Ang Kim Soei buka pengobatan gratis di Lapas Besi Nusakambangan)
5. Tran Thi Bich Hanh
Sebanyak lima terpidana mati bakal dieksekusi di Nusakambangan, Cilacap, sedangkan satu terpidana dieksekusi di Boyolali, yakni Tran Thi Bich Hanh. Tran tertangkap tangan membawa 1.104 gram sabu senilai Rp 2,2 miliar oleh petugas Bea Cukai Bandara Adisumarmo, Surakarta, pertengahan 2011 lalu. Terpidana asal Vietnam tersebut terbang dari Kuala Lumpur tujuan Solo.

Selama proses penyelidikan, terpidana menjadi penghuni Rutan Boyolali. Namun, setelah putusan pengadilan, wanita yang dikenal sebagai “ratu sabu” tersebut dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Bulu, Semarang, Jawa Tengah.
Tran Thi Bich Hanh sangat kaget mendengar rencana eksekusinya. Terpidana asal Vietnam tersebut merasa sangat terpukul.
Terlebih, selama berada di dalam penjara, belum pernah sekalipun keluarga di Vietnam menjenguknya. Pihak Lapas Bulu terus memberikan pendampingan kepadanya.
Selain merasa sedih, Tran Thi Bich Hanh memiliki permintaan terakhir. Seperti dikutip Kompas, Tran Thi meminta agar dicarikan makanan khas Vietnam, yaitu poo. Menurut Kalapas Wanita Bulu, Suprobowati makanan tersebut berupa mi berkuah yang dicampur dengan potongan daging ayam dan sulit dicari.
6. Rani Andriani
Terpidana mati kasus narkoba Rani Andriani alias Melisa Aprilia menanti ajalnya. Seperti diberitakan Simomot sebelumnya, ada pesan dan wasiat Rani, dia ingin jasadnya nanti dimakamkan di samping ibundanya di Cianjur, Jabar.
Keluarga Rani sudah menjenguk datang ke Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan.
Rani yang belum berkeluarga ini beranjak kian religius semenjak ditahan di Lembaga Pemasayrakatan Tangerang dan sekarang di Lembaga Pemasayarakat Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Dia sering salat lima waktu, salat tahajud, dan juga puasa pertaubatan 40 hari berturut-turut. (Selengkapnya baca: Kisah Rani Andriani dan pertobatan sebelum dieksekusi mati)

Thursday, December 4, 2014

Inilah 3 Kandidat Peraih Ballon d'Or 2014

 Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) telah membeberkan 3 nama yang masuk ke jajaran 3 teratas calon peraih Ballon d'Or 2014. Dari 3 nama yang masuk ke dalam daftar, nama Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi kembali bersaing.

1. Cristiano Ronaldo
.Cristiano Ronaldo adalah sang juara bertahan Ballon d'Or. Pasalnya, ia adalah pemegang gelar Ballon d'Or tahun 2013 lalu.
Tahun 2014 ini, pria asal Portugal itu memang tidak membawa Portugal menjuarai Piala Dunia 2014. Tapi ia berhasil tampil apik bersama klubnya, Real Madrid. Ia sukses menyumbangkan gelar Liga Champions dan Piala Super Eropa bagi Los Blancos.

2. Lionel Messi
Nama Lionel Messi kembali berpeluang mendapat gelar Ballon d'Or lagi setelah dalam 7 tahun terakhir selalu menjadi nominasi. Bahkan Messi sudah mengoleksi 4 gelar Ballon d'Or yang ia dapat berturut-turut dari 2009 hingga 2012.

Tahun 2014 ini, Messi sukses membawa tim Tango menjadi runner up di Piala Dunia. Ia sendiri juga berhasil meraih Golden Ball di ajang itu. Bahkan bintang Barcelona ini juga sukses mencetak rekor pribadi sebagai pencetak gol tersubur Liga Spanyol dan Liga Champions.

3.
Manuel Neuer

Tidak hanya Ronaldo dan Messi yang akan memperebutkan gelar tersebut pada tahun ini. Penjaga gawang Jerman, Manuel Neuer, juga masuk ke dalam daftar calon pemegang gelar tersebut.

Melihat kiprah Neuer bersama Timnas Jerman pada Piala Dunia 2014 ini, kemungkinan ia adalah sosok yang pantas untuk mendapat gelar tersebut. Pasalnya ia tampil kokoh di bawah mistar gawang Jerman dan berhasil menjadi juara di ajang itu.


Melihat 3 nama yang akan bersaing merebut gelar itu, tentu akan sangat membuat Anda penasaran. Jadi, siapakah yang Anda dukung untuk meraih gelar tersebut? Kita tunggu hasilnya bersama-sama pada tanggal 12 Januari 2014 mendatang.

Daftar Calon Gelandang Terbaik Dunia 2014

 Setelah posisi penjaga gawang dan pemain bertahan, FIFA dan FIFpro akhirnya mengumumkan daftar pemain yang akan mengisi posisi gelandang Tim Terbaik 2014 pada Jumat (28/11/2014).
Total ada 15 pemain yang akan bersaing untuk merebut tiga tempat pada formasi 4-3-3. Juventus dan Real Madrid mendominasi.
I Bianconeri dan Los Blancos sama-sama menempatkan tiga pemainnya. Juve diwakili Paul Pogba, Andrea Pirlo dan Arturo Vidal. Sedangkan Luka Modric, Toni Kroos dan James Rodriguez menjadi wakil Madrid.
FIFA akan mengumumkan daftar Tim Terbaik 2014 15 Januari mendatang bersamaan dengan pengumuman pemenang Ballon d’Or. Untuk kandidat di lini depan, FIFA baru akan merilisnya awal pekan depan.
Penghargaan ini ditentukan oleh voting dari puluhan ribu pesepakbola profesional di seluruh penjuru dunia. Setiap orang berhak memilih 11 pemain untuk membuat sebuah tim terbaik.
Berikut Daftar Lengkap Posisi Gelandang:

 
Andrea Pirlo (Juventus)
Paul Pogba (Juventus)
Arturo Vidal (Juventus)

Xabi Alonso (Bayern Muenchen)
Angel Di Maria (Manchester United)
Cesc Fabregas (Chelsea)
Eden Hazard (Chelsea )
Xavi Hernandez (Barcelona)
Andres Iniesta (Barcelona)
Toni Kroos (Real Madrid)
Luka Modric (Real Madrid)
James Rodriguez (Real Madrid)
Mesut Ozil (Arsenal)
Yaya Toure (Manchester City)

Sunday, November 30, 2014

5 Tim Dengan Pertahanan Terbaik di Eropa

Berikut ini adalah 5 tim yang memiliki pertahanan terkuat di musim ini. Sebagai bukti dari perkataan opa Fergie, kelima tim ini masuk dalam posisi dua besar di klasemen liga

1.Bayern Munich
Predikat tim dengan pertahanan terbaik di Eropa menjadi milik Bayern Munich. Raksasa Bavaria ini memang tampil sangat superior di Bundesliga musim ini. Anak asuh Pep Guardiola itu bahkan belum pernah tersentuh kekalahan sejauh ini. Hebatnya lagi, dari 12 pertandingan yang sudah bergulir, Die Roten baru kebobolan sebanyak 3 kali.  

2.Juventus
Banyak keraguan yang muncul saat Massimiliano Allegri didapuk untuk menggantikan Antonio Conte diposisi pelatih utama Juventus. Fakta di lapangan ternyata menunjukkan hasil berlawanan dengan segala ekspektasi yang muncul. Allegri mampu membawa Si Nyonya Tua memuncaki klasemen Serie A dan hebatnya Gianluigi Buffon dkk hanya kehilangan 5 poin serta baru kebobolan 4 gol. 

3.Saouthampton
Ditinggalkan pelatih dan mayoritas pemain inti ternyata tidak menjadi masalah besar bagi Southampton. Klub berjuluk The Saints itu nyatanya memberikan kejutan besar dengan menduduki posisi runner up di klasemen EPL sejauh ini. Kesuksesan tersebut salah satunya dikarenakan oleh pertahanan kuat yang mereka miliki. Sampai saat ini pasukan Ronald Koeman baru kebobolan sebanyak 6 kali. 

4.Barcelona
 Beberapa tahun terakhir, sektor pertahanan Barcelona mendapat sorotan khusus karena dianggap terlalu lemah, apalagi sepeninggal Carles Puyol. Kedatangan pelatih Luis Enrique yang didukung oleh kiper baru, Claudio Bravo sepertinya sudah menjadi jawaban atas masalah tersebut. Buktinya Blaugrana baru kebobolan 6 gol di 12 laga terakhir. Mereka bahkan sukses mencatatkan 8 clean sheets.

5.As Roma
 Rudi Garcia sangat menginginkan para pemainnya mampu mempertahankan penguasaan bola selama mungkin. Hebatnya anak asuhnya di AS Roma sukses menjalankan tugas dari sang pelatih. Sebagai hasilnya kekuatan pertahanan Giallorossi semakin bertambah. Buktinya Francesco Totti dkk baru kebobolan 7 gol dari 12 laga.